Jumat, 27 Januari 2012

Make me Crazy..

Malem ini, ga tau kenapa rasanya koq..gimanaaaa gitu. Seneng tapi aku sendiri nggak tau kenapa. Diapelin..?? Enggak. Dapet hadiah..?? Enggak juga.. Tapi rasanya jantung makin kenceng aja ne mompa darah! Hehhheee..#Alayihim gambreng deh..

Alamaaaaak..!! Kenapa ya..?!?! Rasanya aku dah merdeka dari semua penjajah perasaan #monk apaan cee..?? Yaaa..begini lah, terlalu girangnya sampe' nggak bisa bedain deh mana kata yg tepat di tulis n mana yang nggak, mana kalimat yang bagus ama yang enggak. Liat aja..!! Amburadul campur aduk nee EYD ala manaaa kali..
:-)

Aku seneeeeeeng tapi sumpah..!!
Nggak tahu sama sekalia apa yang bisa bikin aku sampe segininya..
Lebih-lebih sambil denger lagu-lagu yang malah kalau dibilang ntu semua lagu patah hati, tapi koq..?!?! Aku harusnya melankolis malah ..??

Rabu, 25 Januari 2012

Ayooo nyanyiiiii..!!

Ku kira benar, kau kira salah
Cinta berbeda kita tak sama
Tak pernah searah

Ku bilang iya, kau bilang tidak
Selalu begitu tak pernah setuju
Tak pernah menyatu

Namun ternyata tak pernah ku kira
Di sini kita memulai cerita

Reff:
Perbedaan jadi tidak berarti
Karena hati telah memilih
Di mataku kita berdua satu
Apapun yang mengganggu
Cinta takkan salah

Ku ingin yang ini, ku ingin yang lain
Coba 'tuk mengerti, coba 'tuk pahami
Saling melengkapi

Kini ternyata tak pernah ku kira
Di sini kita memulai cerita

Back to Reff: 2x
Gita Gutawa feat Derby Romero_Cinta Takkan Salah

Selasa, 17 Januari 2012

Pelarian..?!?!

Aku tak suka selalu saja
Kau sebut-sebut namanya saat kita bicara
Aku tak ingin, tak ingin mendengarnya
Kau bawa-bawa namanya saat berdua denganku

Maafkan aku membuatmu tak suka
Karena aku tlah denganmu
Bukan maksudku membuatmu berfikir
Apakah aku pelarianmu saja

Tak akan lagi, takkan terulang lagi ooh
Membawa-bawa namanya saat berdua denganmu

Maafkan aku membuatmu tak suka
Karena aku tlah denganmu
Bukan maksudku membuatmu berfikir
Apakah aku pelarianmu saja

Maafkan aku bila kau tak suka
Maafkan aku membuatmu tak suka, aku tlah denganmu
Bukan maksudku bukan maksudku membuatmu berfikir
Apakah aku pelarianmu saja

Karna Aku T'lah Denganmu_Ari Lasso Feat Ariel Tatum

Sabtu, 14 Januari 2012

Road to Bromo..


Good Moment..

Silahkan orang mu bilang aku lebay, silahkan orang mu bilang aku alay gara-gara aku yang kemarin cengeng. Tapi pengalaman ini, benar-benar menjadi hal yang bermakna. Di waktu yang bener-bener aku butuh dukungan positif untuk apa yang aku alami. Belajar untuk tidak lagi bergantung atau bahkan mengharap. Terima kasih..untuk kalian semua yang mengerti.

Dari pengalaman ini, entah kenapa..aku sedikit lega. Terlebih setelah aku berteriak malam itu. Rasanya hilaaaaaang perasaan yang saat itu. Lega walau pun harus menjadi sedikit elastis mulut ku untuk mengeluarkan kata kasar itu.

Aku berusaha untuk bisa kembali tegar. Aku nggak boleh lemah. Aku nggak boleh lagi bergantung apalagi mengharap.

Agenda yang tadinya direncanakan berangkat pukul 14.00 WIB, jadi ngaret karena hujan yang tiba-tiba mengguyur kota Malang satu jam sebelumnya. Dan akhirnya dengan bermodal nekat, kami sepakat untuk tetap berangkat meski pun mengundur waktu keberangkatan menjadi pukul 17.00 WIB.

Sekitar pukul 17.15 WIB, anggota terakhir datang salah satunya yang tak lain adalah saya sendiri. Di sini, tidak di sangka, ternyata keikutsertaan saya dalam rombongan kali ini cukup di nanti! #GeeR#. Ini terbukti lhooo..dengan teriakkan dari teman-teman perempuan saya yang melihat kedatangan saya saat itu. "Ayuuuuu..!! Yeee..Ayu kamu ikut juga akhirnya" Begitu bunyinya..* kayak lagu jha.. Yaa..wajar lahh..mereka kaget tahu kalu aku ikut. Secaraaa..kebanyakan dari mereka tahu kalau aku have some problem wich make me down, aku sendiri juga sebelumnya ragu untuk ikut karena aku yang memang nggak ada pasangan konvoi.

Selasa, 10 Januari 2012

Sebuah awal kesalahan..

Aku bukan orang yang suci. Aku pernah salah, bahkan sering aku melakukan kesalahan. Lalu kenapa dia harus menganggapku telah merasa jijik dengannya? Ini semua hanya masalah bagaimana aku menjaga perasaanku sendiri dan aku yakin, banyak dari mereka yang memiliki permasalahan yang sama sepertiku akan melakukan hal yang sama. Mencoba untuk tidak kembali teringat akan lukaku.

Aku sudah mencoba tuk melupakannya. Semua yang hanya akan menyakitkan kembali. Aku, kamu dan dirinya. Aku ikhlas. Aku sungguh ikhlas kau yang saat ini dengannya, walau pun sebenarnya masih tahap.

Aku yang selama ini berusaha untuk ada. Aku yang banyak berharap.

Lucu! Di luar kamarku begitu ramai dengan cakap mereka yang berusaha menasehati salah satu dari mereka yang sedang patah hati, walau dengan sedikit ejekan. Bahkan ibu kostku ikut campur tangan dalam masalah hati itu, aku di kamar ini merasa sedikit tersinggung.

Mereka mungkin bisa dengan mudah mengatakan bahwa ditinggalkan orang yang kita sayangi tak harus bersedih, di luar sana masih banyak orang lain yang ternyata lebih menyayangi kita. Itu semua karena mereka yang bicara seperti itu tidak sedang merasakannya. Walaupun pernah merasa kehilangan, tapi untuk bisa berkata seperti itu aku yakin karena mereka tidak sedang merasakan apa yang sedang ku hadapi.

Aku lebih senang dengan penggalan cerita dari buku yang seminggu ini belum sampai aku menyelesaikannya. Bukan karena malas untuk membacanya, tapi untuk menyelesaikan satu judul cerita saja di buku dengan 248 halaman itu aku selalu tertunda-tunda karena ada saja yang menggangguku. Di penggalan cerita itu menceritakan bagaimana seseorang bimbang dengan perasaannya sendiri yang mulai menyukai seseorang wlau pun dirinya telah memiliki seorang kekasih. Sebuah alasan yang tepat. Tepat karena apa yang ia bingungkan juga sama dengan apa yang menjadi awal dari permasalahanku saat ini.

Memiliki seorang kekasih dan telah menjalani hubungan yang dimiliki dengan waktu yang tak sebentar, kadang kita merasa jenuh dengan hubungan itu sendiri. Bukan berarti tak ada lagi perasaan sayang tapi terkadang kita tak hanya membutuhkan orang yang dapat mengerti dan menyayangi kita, tapi juga seseorang yang mampu memahami dan merasakan ap yang kita rasakan saati itu.

Lalu..apakah salah jika kita mulai menyukai seseorang yang mampu mengerti kita? Apa aku salah telah menyukainya saat itu? Apakah aku salah dengan semua yang membuatku sampai saat ini menyayanginya..??



Telah lama aku bertahan
demi cinta wujudkan sebuah harapan
namun ku rasa cukup ku menunggu
semua rasa tlah hilang
Sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi

Namun ku rasa cukup ku menunggu
semua rasa tlah hilang

Sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi

Dahulu kaulah segalanya
dahulu hanya dirimu yang ada di hatiku
namun sekarang aku mengerti
tak perlu ku menunggu sebuah cinta yang sama

Sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi

Sekarang aku tersadar
cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
apalah arti aku menunggu
bila kamu tak cinta lagi..

Raisa_Apalah (arti menunggu)

Sabtu, 07 Januari 2012

Cukup Tahu..

Terima kasih tuk luka yang kau beri
ku tak percaya kau tlah begini
Dulu kau menjadi malaikat di hati
sampai hati kau telah begini

*Berkali-kali kau katakan sendiri
kini ku tlah benci, cintaku tlah pergi

Pergi saja kau pergi, tak usah kembali
percuma saja kini hanya mengundang perih
cukup tahu ku dirimu, cukup sakit ku rasakan kini

Janji yang selalu ku ingat hingga mati
kau setia hingga ku kembali

repeat *

Pergi saja kau pergi, tak usah kembali
percuma saja kini hanya mengundang perih

Buang saja kau buang cinta yang kemarin
perasaan tak mungkin percayamu lagi
cukup tahu ku dirimu, cukup sakit ku rasakan kini

Pergi saja kau pergi, tak usah kembali
percuma saja kini hanya mengundang perih
buang saja kau buang cinta yang kemarin
ooo percayamu lagi
tinggalkan saja diriku, semua kan percuma
cukup tahu ku dirimu, cukup sakit ku rasakan kini

Geisha_Pergi Saja