Rabu, 04 Juli 2012

Foto-foto sebagian ekskul Daar El Qolam





























Pondok Pesantren Daar El Qolam

Sigap (Rabu, 4 Juli 2012): Kelompok Marching Band menampilkan aksinya pada acara Apel Tahunan Khutbatul Arsy menyambut kedatangan santriwan dan santriwati baru di Pondok Pesantren Daar El Qolam 1  

       Kurang lebih sudah dua tahun menjadi alumni, tak serta merta membuatku bisa melupakan salah satu kegiatan tahunan ini. Apel Tahunan Khutbatul Arsy. Acara yang sengaja digelar setiap tahunnya untuk menyambut sekaligus memperkenalkan pondok pesantren kepada santriwan dan santriwati baru.

       Awalnya aku mengira kegiatan ini sebagai penyambutan akan adanya HUT RI, ternyata tidak. Kegiatan ini khusus diadakan oleh mereka para santriwan dan santriwati untuk menyambut kedatangan santri baru sebagai adik kelas mereka sekaligus mengenalkan kepada mereka yang baru mengenal pondok pesantren atau bahkan belum mengenal sama sekali Daar El Qolam.

       Acara biasanya akan dilaksanakan tepat pukul tujuh pagi. Biasanya para santri sudah menyiapkan diri dan tiba di lapangan tiga puluh menit sebelumnya untuk menyiapkan barisan mereka masing-masing, namun sebelumnya diwajibkan untuk mereka semua sarapan terlebih dahulu untuk menghindari santri yang jatuh pingsan saat pelaksanaan apel. Barisan dibedakan menurut tingkatan kelas. Aturan barisan biasanya dimulai dari bagian paling utara untuk kelas satu (satu SMP) dan berurutan terus untuk kelas berikutnya semakin ke selatan sampai pada kelas enam (tiga SMA), untuk santriwati. Dan sebaliknya untuk santriwan yang juga turut berbaris rapi tepat di sebrang santriwati berbaris. Dan untuk para guru (Asatidz) sudah dipersiapkan kursi-kursi yang sudah tertata rapi pada lantai dua dan tiga gedung M. Natsir, menghadap ke arah sebelah selatan.

       Dalam acara ini, biasanya akan diawali dengan penyambutan dari pemimpin pondok pesantren kepada para santri baru, selanjutnya pembacaan sejarah berdirinya pondok, pelafalan panca jiwa pondok dan moto pondok, dan pengenalan pondok lainnya.

       Sebagai penutup acara, biasanya akan diadakan doa bersama terlebih dahulu yang dipimpin langsung oleh pemimpin pondok ataupun pengasuh pondok. Barulah setelah itu akan diadakan penampilan-penampilan dari setiap ekstrakulikuler yang menunjukan ketangkasan mereka masing-masing. Mulai dari basket, futsal, senam, pramuka, marching dan lain-lain. Semua penampilan yang ditampilkan, sudah pasti ada maksudnya yaitu memperkenalkan berbagai kegiatan ekstrakulikuler yang difasilitaskan bagi mereka para santri pondok pesantren. Dan untuk penampilan marching seperti yang ada pada gambar di atas adalah sebagai salah contoh satunya.

       Karena itu, jangan takut ketinggalan jaman kalau kalian diminta untuk sekolah di sebuah pondok pesantren. Karena seperti pondok pesantrenku ini, tak kalah majunya dengan sekolah-sekolah umum lainnya di luar sana. Mulai dari Aula, Kantin, Klinik pengobatan, Lapangan olahraga, Laboratorium bahasa-komputer-IPA, Perpustakaan, Beasiswa, percakapan juga berbahasa formal Inggris-Arab, yang membantu kita untuk melafalkan dan tidak hanya secara teori bahasa di kelas.

       Ijazah juga sudah diakui negara, lhoo..!! Jangan takut nggak diterima di luar sanaaa..
 Nggak ragu deh pokoknyaaaa..!!

Selasa, 03 Juli 2012

Jangan Paksa Aku..

Sebenernya, kangen kamu tuh udah pasti..
sebenernya, pengen ketemu kamu tuh udah pasti..

Tapi kenapa, yaa..
Kamu nggak juga bisa hilangin kebiasaan kamu yang sekarang. Selalu coba bahas-bahas perasaan kamu ke aku. Udah jelas sebenarnya, kamu lho udah punya cewek.. Tapi kenapaa...??

Yang aku bingungin, berawal dari satu kata juga satu tanda tanya..
'Kenapa?'
Kenapa baru sekarang?
Kenapa nggak dari dulu-dulu?
Kenapa nggak pernah kamu bilang sebelumnya?
Kenapa semua baru jelas ketauan sekarang?

Kemana aja kamu waktu itu? Kenapa itu semua baru sekarang kamu bilang? Baru kamu ungkapin? Baru kamu nyatain? Baru kamu akuin?? Kenapa baru sekarang??

Kamu bilang kamu sayang ke aku?
Kamu bilang kalau kamu mau hubungan kita lebih dari temen?
Kamu bilang kamu mau aku bales perasaan kamu?
Kamu  bilang aku nggak  pernah ngertiin perasaan kamu, karena aku yang sekarang nggak pernah bales perasaan kamu?

Pleaseee...
Kemana aja kamu waktu itu?
Kemana aja kamu waktu aku nunggu kamu ungkapin perasaan itu?
Setahun..dua tahun aku nunggu, tapi apa..??
Setiap hari sama aja! Setiap jalan biasa aja!
Sama sekali nggak ada yang beda!
Sama sekalinggak ada yang spesial!

Baru sampe sejauh ini kamu baru bilang ke aku, kamu baru nyatain itu semua,kamu baru akuin?
Dengan alesan kamu takut, apa cukup..??
Sekarang kamu hadir lagi dengan terus terusan minta aku buat bisa terima kamu?

Maaf..
Aku bukan aku yang dulu lagi,
Aku bukan orang yang dulu nantiin kamu,
Kamu juga sebenarnya udah ada yang lain, aku nggak mau dia kecewa gara-gara aku.
Aku nggak mau dianggep sebagai pengganggu hubungan orang lain
Cukup ngerti aja, gimana rasanya ditinggalin orang yang kita sayangi demi cewe lain, Sakit Gilaaa..!!
Sekarang loe secara nggak langsung mu jadiin w sebagai cewe perebut cowo orang??
Ogaahh!!

Ayooo lahhh..
Kita ngeFriend nggak da salahnya, khan..??
W mau kita yang dulu,

Minggu, 01 Juli 2012

Balasan itu..

Pelajaran Hari Ini..

"Mendapat balasan atas perasaan sayang yang kita miliki untuk orang lain ternyata tak mudah, tak seperti bagaimana mudahnya kita menyayanginya"

Aku pernah menginginkan balasan atas perasaan sayangku untuk seseorang, walaupun sebenarnya hanya rasa sakit yang aku terima saat itu. Ternyata sulit, membuat orang lain memahami dan mengerti apa yang sedang kita rasakan. 

Aku memang sempat dekat denganmu dulu dan aku tidak memungkiri akan perasaan senangku yang aku rasakan dulu. Tapi itu semua bukan berarti aku masih bisa menerima dan memiliki perasaan yang sama dengan apa yang kamu rasakan sampai saat ini. Mungkin kamu memang masih bisa merasakan dan memiliki perasaan itu untukku sampai saat ini tapi maaf, itu tidak denganku.

Kalau saja dulu, dari awal kau sudah mengatakannya mungkin itu semua masih bisa terjadi. Tapi apa yang terjadi saat itu? Kau bahkan tak pernah sedikit pun mengakui perhatianmu yang kau berikan untukku. Baru saat ini kau mau mengatakan semuanya.

Kau bilang kalau kamu sayang?
Maaf, bukannya aku tak percaya karena selama ini aku hanya selalu mengabaikan dan menghindari pembicaraan terkait hal ini. Aku hanya tak ada niat. Aku sama-sekali tak bisa merasakan apa yang kamu maksud dengan rasa sayangmu itu.

Kamu sadar? Saat ini kau sudah bisa kembali dengan pacarmu yang dulu sempat kau putuskan. Ingat kan? Dulu kita sempat dekat karena kau yang sempat kecewa dengannya. Kau bilang, dia hanya memanfaatkanmu selama ini. Tapi ternyata kamu bisa kembali lagi, bukan? Lalu kenapa saat ini kau malah memintaku untuk membalas perasaannmu?

Maaf, aku tidak bisa. Aku sama sekali tidak ada perasaan lebih untukmu. Aku bahkan membencimu yang belakangan ini hanya bisa membicarakan hal yang sama. Itu..dan itu lagi.. Aku tidak suka!

Aku tidak mau salah langkah lagi. Sudah cukup rasanya buatku ditinggalkan orang yang aku sayangi untuk orang lain yang mungkin bisa lebih membuatnya bahagia dibanding aku. Kamu tahu rasanya? Sakit! Setiap hari aku selalu mencoba melupakannya, namun apa? Semakin aku coba malah tak bisa sehari pun aku untuk tidak mengingatnya. Karena itu, aku tak mau orang lain merasakan hal yang sama. termasuk dia wanita yang pernah mengkhianatimu sekalipun.

Karena itu, tetaplah berusaha menjaga hubungan kalian berdua. Aku belum tentu orang yang kamu cari. Aku bukan berarti satu-satunya orang yang bisa membuatmu bahhagia. Maafkan aku yang mungkin kau anggap tak pernah mau mengerti perasaanmu. 

Tetaplah menjadi seorang sahabat untukku, tidak lebih. Dan jangan sekali pun kau bicarakan hal ini lagi!

Selasa, 26 Juni 2012

Sejenak sempatkan diri dalam kebersamaan yang hangat sehangat air kolam pemandian Cangar, Batu-Malang

Sebenarnya awalnya kita berlima, tapi karena teman kita yang satu ngambek akhirnya kita cuma berempat. Nekat berangkat dadakan, nggak tahu mau pakai motor siapa yang penting niat sudah bulat. Hehheee..
Pose: Sehari setelah dinyatakan bebas dari tugas-tugas UAS semester IV, aku dan tiga temanku mengunjungi salahsatu pemandian air hangat yang ada di kota Batu




Senin, 25 Juni 2012

Mencoba untuk maafkan atau tidak pernah sama sekali

Sudah tak asing lagi, jika dalam sebuah hubungan akan ada kesalah pahaman. Perbedaan pendapat serta persepsi yang terkadang menjadi perselisihan yang sedikit mengganggu hubungan kedua-belah pihak. Mungkin begitu juga keadaannya yang ada beberapa hari yang lalu, antara aku dan dia.

Menyadari akan sifat jeleknya tak berarti kita bisa menghindari perselisihan yang bisa datang kapan saja. Tapi pelajaran yang aku dapat hari ini adalah bagaimana kita "memaafkan kesalahan orang lain dan berusaha tetap menjalin hubungan yang baik dengan orang lain, meski kita pernah disakiti".

Mungkin bagi sebagian orang, memaafkan bisa saja menjadi hal yang sangat sulit dilakukan. Bisa jadi karena malu, gengsi, tidak mau mengalah atau bahkan takut dianggap lemah. Tapi apakah benar seperti itu?

Memaafkan adalah bagaimana kita memberi sebuah ruang di hati. Memberikan kembali tempat di hati, meskipun sakit saat itu yang kita rasakan.

Hari ini, aku mencoba melakukannya. Memaafkan. Bagiku tidak sulit untuk memulainya, asal kita tak pernah kembali mengungkit dan membuka kesalahan-kesalahan yang pernah ada. Yaaa..walau pun terkadang aku harus sedikit berlari.

Saat perselisihan itu datang, aku biasanya hanya akan diam dalam menyikapinya. Mungkin banyak orang kakan merasa dan menganggap aku tak akan pernah mau lagi berteman dengan mereka karena aku yang diam, tapi sebenarnya tidak. 

Terkadang kita membutuhkan waktu untuk dapat menyelesaikannya. Dan bagiku, biasanya aku hanya butuh waktu untuk memikirkan semuanya dari awal. Mencoba untuk memutar balik cerita, memahami keadaan, dan pada akhirnya aku akan memikirkan siapa sebenarnya orang yang salah. Kita tidak bisa selalu menjudge orang lain lah yang salah. Perselisihan ada bisa jadi karena orang lain di sekitar kita, tapi tak jarang pula itu hadir karena kesalahan diri kita sendiri.

Jumat, 22 Juni 2012

Gadis itu..

Pelajaran Hari Ini..

"Mungkin memang aku tak akan bisa denganmu.."

Aku memang mengerti, tapi aku tak paham dengan kelakuanmu. Selama ini kau selalu memberikan perhatian untukku. Bahkan aku rasa lebih jika itu diberikan kepada seseorang yang kamu anggap HANYA sebagai teman. Apa aku saja yang salah mennangkap perhatianmu?

Aku sudah mencoba menanyakan hal ini kepada beberapa temanku, dan mereka setuju denganku.

Sebenarnya bagaimana yang kamu mau? Aku benar-benar mencoba untuk memahaminya selama ini. Tapi sulit! Yang aku tahu hanya saat ini kau merasa senang dengan kesendirianmu. Tapi apa maksud dari apa yang pernah kamu lakukan untukku selama ini?

Kamu tahu? Aku cemburu saat kau yang dulu ternyata sudah tak lagi sendiri. Tapi ya sudah lahh..tak lama aku pun bisa melupakannya. Tapi setelah kau kembali hadir, kamu tahu? Untuk kedua kalinya aku kembali merasakan hal itu. Cemburu.

Ternyata kamu sedang dekat dengan salah satu teman kerjamu. Dan saat itu, kau berusaha untuk memperjelas hubungan kalian berdua di hari ulang tahunnya. Ternyata saat itu kau gagal mendapatkan apa yang kamu inginkan, karena ternyata gadis itu lebih memilih kembali dengan mantan pacarnya dibandingkan harus menjalin hubungan baru denganmu. Tepat di hari ulang tahunnya.

Sore itu, saat aku berkunjung ke kontrakanmu kamu terus saja membicarakan gadis itu. Kamu menceritakan bagaimana usahamu untuk bisa memberikannya surprise di hari ulang tahunnya. Kamu katakan bahwa kau sempat bolos dari jadwal kerjamu hanya untuk membeli kado untuknya dan mempersiapkan segala sesuatu untuk malam harinya.

Sayang, ternyata malam itu justru gadis yang kau tunggu tak langsung pulang ke kostnya sepulang dari jadwal kerja sorenya. Kau katakan, bahwa sampai pukul dua pagi harinya kau tak bisa tidur karena menunggu sms darinya yang menndakan bahwa ia sudah menerima kado yang kau simpan di dalam kamar gadis itu. Bahkan sampai kau tertidur dan terbangun di pagi harinya, tak satu pun tanda darinya.

Kamu tahu? Itu lah saat dimana aku berusaha menahan perasaan cemburuku yang memuncak. Kau terus mengoceh dan membicarakan hal yang sama. Tentang cupcake untuknya, baju yang kau beli untuknya, serta film yang kau buat khusus untuknya dengan foto-fotomu dan kata-kata penuh makna darimu. Sangat romantis menurutku..
 
Namun aku? Aku berusaha menahan perasaan marahku kepada gadis yang sama sekali tidak mengerti perasaan dan usaha yang kamu berikan untuknya. Ia benar-benar gadis bodoh! Ia menyia-nyiakan seseorang sepertimu.